Arthroscopy

Merupakan tehnik oprasi minimaly invasive dengan luka oprasi kecil sekitar 0,75 cm - 1cm menggunakan serat optik dan lensa kamera untuk melihat dan mengatasi permasalahan dalam sandi yang ditampilkan pada monitor televise. Arthroscopy ini dimotori oleh sub spesialis orthopaedy untuk menangani permasalahan persedian seperti sendi lutut, sendi bahu, sendi siku, sendi pergelangan kaki. Adapun kasus-kasus yang dapat diatasi melalui tindakan arthropscopy ini adalah:
• Pengapuran sendi
• Robekan bantalan sendi lutut
• Cerai sendi tulang tempurung
• Cerai sendi bahu
• Nyeri sendi bahu

Tindakan ini akan mengurangi komplikasi oprasi seperti pendarahan dan infeksi, serta mempercepat waktu perawatan inap dan prosespenyembuhan pasca oprasi.